Rabu, 27 April 2011

Kopetensi Agama Islam : Bab 4 Perilaku tercela

 PERILAKU TERCELA

 Perilaku tercela terdiri dari berbagai macam antara lain :
1.     Hasad
Bagi orang yang mengaku agama islam, orang tersebut tidak akan melakukan perbuatan tercela, perbuatan yang di benci oleh Allah Swt atau dalam istilah agama islam adalah akhlak mazmumah.

Hasad yang berarti dengki. Hasad atau dengki ialah perasaan tidak senang terhadap orang lain yang mendapatkan kenikmatanberusaha agar kenikmatan yang di berikan oleh Allah Swt. Hasad atau dengki berbeda pengertiannya dengan iri hati. Jika iri hati adalah perasaan tidak senang terhadap orang lain yang
mendapatkan kenikmatan dari Allah Swt, dan tidak ada usaha untuk mencelakakan orang lain serta tidak ada upaya kenikmatan orang lain berpindah tangan kepada diri nya.
Orang yang beriman kepada qada dan qadar tentu tidak akan bersikap dengki kepada orang lain yang mempunyai kelebihan karena ia menyadari bahwa hal itu merupakan kehendak dan kekuasaan Allah Swt. Hal ini sebagaimana sabda Nabi Muhammad Saw yang arti ny:
“Jauhkanlah dirimu dari hasad karena sesungguhnya hasad itu memakan kebaikan-kebaikan,sebagaimana api memakan kayu bakar”
Orang yang berlaku hasad sama juga telah menentang Allah Swt. Dalam hal berikut :
·                    Membenci akan nikmat dan anugerah Allah Swt
·                    Tidak rela menerima pembagian karunia Allah Swt
·                    Pelit terhadap karunia Allah Swt
·                    Mengikuti pengaruh iblis
·                    Kerisauan dan kegelisahan akibat kebencian yg tak putus-putus
·                    Terkena kehinaan
·                    Jauh dari rahmat Allah Swt
·                    Hancurnya kebaikan-kebaikan yang telah di perbuatan


2.     Riya
Riya menurut arti bahasa “melihat” karena ketika berbuat, selalu berusaha untuk di lihat dan di perhatikan oleh orang lain untuk mendapat pujian. Riya menurut istilah adalah sikap atautindakan seseorang memperlihatkan amal perbuatan nya serta ibadah nya kepada orang lain. Dengan kata lain riya adalah melakukan amala atau ibadah dengan niat selain Allah, ingin pujian atau dilihat oleh orang lain.
Macam-macam riya
·                    Riya dalam niat adalah sejak semula perbuatan yang dilakukan sudah di niatkan untuk riya
·                    Riya dalam perbuatan adalah riya yang dilakukan oleh seseorang ketika sedang melaksanakan sutu perbuatan
          Bahaya riya
·                    Selalu muncul ketidak puasan diri sendiri
·                    Muncul rasa hampa dan senantiasa gelisah ketika berbuat sesuatu
·                    Menyesal melakukan sesuatu ketika seseorang tidak memperlihatkan
·                    Jiwa akan terganggu


3.     Zalim
Zalim berasal dari bahasa arap Zalama yang artinya aniaya, berlaku melampawi keterlaluan dapat juga berarti menempatkan sesuatu tidak pada tempatnya.
Bentuk sifat zalim antara lain :
·                    Zalim kepada Allah
·                    Zalim kepada orang lain
·                    Zalim kepada binatang

4.     Diskriminasi
Kata deskriminasi berasal dari bahasa belanda “ discriminate” yang artinya pemisahan atau perbedaan. Mengakcu kepada Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 39 tahun 1999 tentang Hak Asasi Manusia Bab 1 pasal 1, dijelaskan bahwa yang dimaksud dengan deskriminasi adalah setiap pembatasan,pelecehan, atau pengucilan yang langsung di dasarkan peda pembedaan manusia atas alas an agama,suku ras,etnik, dll.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar